INOVASI PANGAN : MODIFIKASI KLEPON ISI KEJU

Makanan tradisional merupakan makanan khas suatu daerah yang telah diwariskan
secara turun-temurun. Sayangnya, semakin berkembang zaman, makanan tradisional yang dihasilkan semakin rendah produksinya. Hal ini terjadi karena kurangnya kepedulian masyarakat untuk mengembangkan makanan tradisional. Oleh sebab itu, perlu diadakan inovasi terhadap makanan tradisional. Salah satu inovasi pangan yang dapat dilakukan adalah klepon keju.

Klepon merupakan makanan tradisional berasal dari tepung beras dan tepung ketan yang berbentuk bulat kecil dengan taburan parutan kelapa. Klepon telah ada sejak tahun 1950an, konon klepon ini diperkenalkan oleh indo-imigran dan berasal dari kota Pasuruan, Jawa Tengah. Jajanan ini kerap menjadi menu di restoran Indonesia-Belanda dan juga etnis Tionghoa.

Klepon keju memiliki terkstur yang sama dengan klepon tradisional. Klepon ini dibuat dengan menggunakan bahan dasar tepung beras dan tepung ketan dengan isian keju. Klepon ini sangat cocok untuk generasi muda yang familiar dengan keju. Selain itu, klepon ini dapat dijadikan alternatif bagi para pecinta makanan asin dan gurih.

  1. Alat dan Bahan
    Alat :
    a. Mangkuk besar
    b. sendok
    c. Panci
    d. Piring
    e. Pisau
    f. Talenan
    Bahan :
    a. Air
    b. Garam (1 sdt)
    c.. Keju (secukupnya)
    d. Parutan kelapa (secukupnya)
    e. Pasta pandan (2 tetes)
    f. Santan (150 ml)
    g. Tepung beras (50 gram)
    h. Tepung ketan (250 gram)

2. Tahap Pembuatan

  1. Pencampuran tepung ketan (250 gr), tepung beras (50 gr), santan (150ml), pasta pandan (2 tetes), dan garam (1 sdt) pada mangkuk besar.
  2. Pengadukan bahan dengan mixer hingga adonan tercampur merata.
  3. Pemotongan keju menggunakan pisau dengan alas talenan menjadi bentuk dadu.
  4. Pembulatan adonan serta pemberian keju sebagai isi dari adonan bulat.
  5. Pemasukkan klepon isi keju ke dalam air yang telah mendidih dalam panci.
  6. Pengangkatan klepon yang sudah matang dan peletakan klepon tersebut ke piring.
  7. Pengukusan parutan kelapa yang sudah ditaburi dengan garam.
  8. Pemberian taburan parutan kelapa ke permukaan klepon.
  9. Penyajian klepon yang sudah siap untuk dikonsumsi.

Klepon Kue unik dengan bentuk bulat ini memang menjadi favorit, sebab rasanya menggugah selera dengan sensasi lelehan isisnya begitu digigit. Karena terbuat dari tepung ketan, kudapan klepon ini memiliki banyak kandungan karbohidrat sehingga cocok dikonsumsi sebagai sarapan pagi.

Selain memiliki rasa yang enak, dan sensasi nikmat di mulut berkat lelehan isinya, klepon juga memiliki banyak filosofi, lho. Salah satu contohnya adalah klepon melambangkan kesederhaan, di mana klepon terbuat dari bahan-bahan sederhana yang kemudian menjadi sesuatu yang istimewa.

Konon warna klepon yang hijau juga melambangkan kesejahteraan dan kesuburan. Seperti halnya masyarakat Indonesia yang digambarkan sebagai rakyat yang sejahtera, menempati tanah-tanah subur yang banyak ditumbuhi pepohonan hijau.

Klepon isi keju lebih cocok untuk generasi muda dan masyarakat yang tidak menyukai rasa manis. Maka, klepon ini dapat menjadi solusi atas klepon isi gula jawa yang hampir punah.

ayoo di coba..!!!

Harga murmer..Dijamin Halal..Nikmati Sensasi lelehan isinya yang menakjubkan

Sederhana Namun Istimewa 🙂

Sumber : Siraj Sholehuddin Al-faruq

Tinggalkan Balasan

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai